Ujian Sekolah Berbasis Android

Testimoni alumni smk al madani angkatan 2019
8 April 2020
PPDB SMK AL-MADANI GARUT
12 April 2020
Ujian Sekolah Berbasis Android
Zaman kian canggih, serba digital. Sekolah Menengah Kejuruan Al Madani Garut, Jawa Barat pun memanfaatkannya. Yakni, para siswa mengerjakan soal ujian semester memakai smartphone berbasis android.Pemandangan berbeda tampak terlihat di seluruh ruangan pelaksanaan ujian. Para pelajar ini tampak serius di hadapan smartphone mereka. Bukan sedang berselancar di dunia maya, namun mereka tampak serius mengerjakan soal-soal pilihan ganda melalui ponsel genggamnya.

Secara teknis, ujian kali ini tak memiliki perbedaan mencolok dengan ujian konvensional lainnya. Namun yang membedakan hanya media yang digunakan untuk mengerjakan soalnya saja. Berbekal keinginan mencoba dan tak pernah puas para tim IT SMK AL MADANI GARUT menggagas sebuah eksperimen dengan memanfaat kecanggihan teknologi dewasa ini.

“Memudahkan para siswa agar tidak ribet dalam mengerjakan ujian, nah kami para guru IT SMK ALMADANI coba-cobalah kami tanyakan ke siswa kira-kira sepakat apa tidak jika pengerjaan ujian nasional menggunakan Smartphone,” ungkap Ai Adhayani salah satu guru IT SMK ALMDANI GARUT.

Dengan adanya informasi tersebut para siswa serempak setuju dengan wacana tawaran tersebut, terlebih siswa tak perlu lagi repot-repot menyiapkan alat tulis seperti pensil 2b, penggaris UN dan penghapus. Cukup mengganti jawaban dengan mengKlik salah satu huruf yang dirasa benar jawaban sudah bisa terganti.Ai Adhayani melanjutkan, ia bersama ke-2 rekannya serta Kepala Sekolah melakukan pengembangan aplikasi pelaksanaan ujian sekolah ataupun nasional yang sudah ada di Android.

Untuk teknis pengerjaan soal pada prinsipnya, lanjut Hasdar, siswa harus login terlebih dahulu lalu mengerjakan soal dan klik jawaban yang dianggap benar. Setelah selesai siswa tinggal akan diberitahu hasil nilai dari proses pengerjaan ujian sekolah yang ia kerjakan.Untuk yang tidak mempunyai smartphone ataupun hp nya belum android tenang saja sekolah sudah menyediakan 40 laptop cadangan bagi siswa yang tidak mempunyai smartphone.Kepala Sekolah mengaku, pelaksanaan Ujian Ssekolah tidak memiliki kendala berarti. Pasalnya, mayoritas siswa di sekolah telah menggunakan smartphone berbasis Android.

Ia melanjutkan, selain lebih memudahkan para siswa untuk mengerjakan soal, dengan menggunakan aplikasi ujian di smartphone para siswa juga tidak bisa melakukan kecurangan, selain soal-soal yang diacak, para siswa juga tidak bisa membuka aplikasi pencarian google.

Open chat
1
Hai...
Ada yang bisa saya bantu ??
Powered by